Sabtu, 15 Januari 2011

Domperidone: Obat Antiemetika (Antimuntah)



Nama Dagang: DOM (Lapi), Dombaz (Zenith Pharma), Domedon (Tempo Scan Pacific), Domet (Hexpharm), Dometa (Ikapharmindo), Dominal (Actavis), Galflux (Guardian), Gerdilium (Otto), Monell (Novell Pharma), Motilium (Janssen-Cilag), Novotil (Sandoz), Regit (Landson), Tilidon (Interbat), Vesperum (Ifars), Vomecho, Vomerin (Soho), Vometa (Dexa Medica), Vomidone (Pharos), Vomistop (Gracia Pharmindo), Vomitas (Kalbe Farma), Vosedon (Sanbe), Yaridon (yarindo).

Formulasi: Tablet Salut Selaput, Tablet Fast Disintegrating & Sirup (Suspensi)
Tiap 100 ml suspensi mengandung:
Domperidone 1 mg/ml
Gliserin 20 ml
Metilselulosa 50 ml
Paraben 0.1%
Aquadest ad 100 ml

Farmakologi: Domperidone (5-chloro-1-(1-[3-(2-oxo-2,3-dihydro-1H-benzo[d]imidazol-1-yl)propyl]piperidin-4-yl)-1H-benzo[d]imidazol-2(3H)-one) merupakan antagonis dopamine derivate benzimidazol yang mempunyai potensi sebagai antiemetika karena adanya kombinasi efek perifer (sebagai gastrokinetik) dan antagonis reseptor dopamine pada chemoreceptor trigger zone yang terletak di luar sawar darah otak.

Farmakodinamik: Domperidone memperlama kontraksi antro-duodenal, mempercepat pengosongan lambung dan meningkatkan tekanan springter esophagus bagian bawah. Domperidone tidak memberikan efek pada sekresi lambung.

Kontraindikasi: Pada pasien yang mengalami peningkatan motilitas lambung, domperidone dapat menyebabkan pendarahan, perforasi atau obstruksi mekanik serta pasien dengan tumor hipofise yang mengeluarkan prolaktin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar