Selasa, 28 Desember 2010

Ranitidine: Pengobatan Tukak Usus Dua Belas Jari dan Tukak Lambung

Nama Dagang: Acran (Sanbe Farma), Anitid (Bernofarm), Chopintac (Nufarindo), Conranin (Armoxindo), Gastridin (Interbat), Hexer (Hexpharm), Radin (Dexa Medica), Rancus (Mersifarma), Ranilex (Molex Ayus), Ranivel (Novell), Ranticid (Kimia Farma), Rantin (Kalbe Farma), Ratan (Ethica), Ratinal(Gracia), Renatac (Fahrenheit), Scanarin (Tempo Scan), Tricker (Meprofarm), Ulceranon (Otto), Wiacid (Landson), Xeradin (Metiska), Zantac (GlaxoSmithKline), Zantadin (Soho), Zantifar (Ifars), Zenti (Zenith).

Histamin atau beta-imidazoliletilamin adalah 4(2-aminoetil)-imidazol yang dibentuk dari asam amino histidin oleh pengaruh enzim histidin dekarboksilase. Dalam tubuh, histamin terdapat dalam berbagai jaringan yang berinteraksi dengan reseptor spesifik yaitu histamin 1 (H1), histamin 2 (H2) dan histamin 3 (H3).

Aktivasi reseptor H2 terutama menyebabkan sekresi asam lambung, perangsangan jantung serta relaksasi uterus tikus dan bronkus domba.

Ranitidine (N-(2-[(5-(dimethylaminomethyl)furan- 2-yl)methylthio]ethyl)- N-methyl- 2-nitroethene- 1,1-diamine) adalah antagonis kompetitif reversibel reseptor histamin H2 pada sel parietal mukosa lambung sehingga sekresi asam lambung menjadi terhambat. Dengan penghambatan sekresi asam lambung ini, menjadikan ranitidine diindikasikan untuk tukak lambung dan tukak duodenum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar